Kala mereka mulai menua

Bismillah, 

Semoga kawan-kawan semua hidup dalam keberkahan Alloh Azza Wa Jalla aamiin.

Dari judulnya bisa diterka apa yang mau aku bahas kali ini? yaps orang tua. iya orang tua kita, yang telah melahirkan kita, yang telah merawat kita dan telah membesarkan kita.

Jadi sekarang saya sedang long dstance dengan Anatakun, beliau di Pemalang sedangkan saya di Surabaya. Alhamdulillah Anatakun memberikan saya ijin untuk merawat mama yag sedang membutuhkan kami. Qadarallah wa masyafa’ala di ginjal mama kami ada batu yang besarnya sama dengan ukuran jempol orang dewasa…subhannAlllooh. Alhamdulillah operasinya berjalan lancar dan berhasil diangkat batu tersebut.

Nah yang unik disini, merawat orang tua itu tidak semudah merawat bayi loh. kalo merawat bayi itu kan ada lucu-lucunya ya dan setiap polah mereka membuat kita tersenyum geli.

Beda dengan ketika kita merawat orang tua, disini saya baru menyadari bahwa pahala yang dijanjikan Allooh sungguh nyata dan sebanding dengan yang kita amalkan.

Bila berhadapan dengan bayi, si bayi kita “umek” model apa aja tidak protes. Coba lakukan itu pada ortu kita, diomeli pastinya dan ortu selalu BENAR. Saat seperti itulah kita akan selalu mengingat bahwa merawat orang tua di usia senja mereka berPAHALA BESAR.

852107237_112226

Kita diciptakan di dunia ini hanya untuk beribadah kepada Allooh Azza Wa Jalla saja, dan berbakti kepada orang tua adalah salah satu ibadah yang termaktub didalam perintah tersebut.

Menghadapi orang tua yang sedang sakit plus mulai sepuh itu sangat “sesuatu”. bagaimana tidak, bila mereka yang selalu merasa benar tiba-tiba tidak berdaya kemudian harus patuh dengan kita yang anaknya dimana selalu menurut orang tua anak itu selalu kecil? hmmmmm

Mumpung kami belum jadi orang tua, disini saya terutama berusaha memahami dan menyelami perasaan anak kami kelak dan berkali-kali saya berdo’a agar dikaruniai anak sholih yang berbakti pada kami dan kami pun tidak menyusahkan anak kami (inilah puncak pikiran orang tua).

Mamaku ini biasanya sibuk, beliau mempunyai pekerjaan sebagai juru masak yang terikat kontrak dengan dinas sosial kota Surabaya. setiap hari beliau harus memasak 100 kotak nasi untuk masyarakat dibawah asuhan dinas sosial. bayangkan itu dan beliau melakukannya sendiri, bukan karena kami yang tidak mau membantu tetapi beliaunya yang tidak berkenan dibantu. bahkan pernah kami tawarkan orang untuk membantu beliau tetap beliau tidak mau. padahal anaknya tuh mengeman beliau loh. hmmmm

Saat ini hari ketiga beliau tergeletak tak berdaya, urusan makan-minum, mandi, sholat pun kami yang melayani. Alhamdulillah selama opname beliau selalu sholat, mengingat bahwa begitu besar karunia Allooh yang terlimpah pada keluarga kami.

Menjadi anak yang mengasuh orang tua sangat beresiko, kenapa saya mengatakan seperti itu karena resikonya adalah selalu kena omel oleh beliau belum lagi kena semprot ini dan itu. saya tidak bermaksud mengeluh ya, hanya berbagi pengalaman saja.

Tips agar mudah dan sukses dalam merawat orang tua yang sedang sakit :

  1. Senantiasa berdo’a memohon kepada Allooh agar dimudahkan dalam hal baik ini
  2. Senantiasa memeperbanyak istighfar untuk orang tua kita.
  3. Senantiasa mengingat betapa besar pahala yang Allooh janjikan pada kita
  4. Senantiasa mengingat hal-hal baik yang telah orang tua kita lakukan pada kita semasa kita dalam pemeliharaan beliau
  5. Senantiasa mengingat bahwa orang tua kita hanya sebentar saja dalam pemeliharaan kita, bandingkan usia kita dengan lama waktu kita memelihara beliau
  6. Upayakan selalu menemani beliau saat berhadapan dengan dokter ataupun perawat.

 

Tips no.6 itu saya dapatkan dari pengamatan selama di RS, bahwa banyak sekali orang tua yang periksa itu hanya ditemani pasangannya jarang loh yang dianter oleh anaknya. saat seperti itu saya berpikir, kemana anaknya? mungkin sibuk. mungkin diluar kota dan mungkin-mungkin yang lain.

sebenarnya ada kisah salah satu ulama yang merawat orang tuanya, baik untuk kita ambil hikmahnya tetapi karena bukunya di rumah Pemalang so saya belum bisa menuliskan disini ya. In syaa Allooh ditulisan selanjutnya.

 

Insyaa Allooh to be continued