Jazaakumullah khairan untuk semuanya

Bismillah,

852235151_30460

Lama tak bersua di blog,seenernya banyak yang ingin aku tuliskan disini. tapi ada aja yang membuat lupa.

Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan wapri dari beberapa kawan ataupun saudara yang memberikan tips atau ide promil yang mereka temukan di medsos kemudian disampaikanlah pada saya. Qadarallah Wal Alhamdulillah saya tepatnya kami sudah melakukannya dan Qadarallah wa masyafa’ala belum berhasil. rupanya kawan ataupun saudara-saudara saya itu agak gemes dengan saya yang sepengetahuan mereka saya diem tanpa aksi untuk menjemput keturunan. Sedih? BANGET. Alhamdulillah saya merubah sedih tersebut dengan berpikiran positif, biarlah kawan dan saudara saya diluar sana tidak tahu segala jatuh bangunnya kami dalam program zuriat itu yang terpenting Allooh Maha Tahu dan Maha Melihat segala yang kami lakukan.

Dan saya pun merasa Alhamdulillah ternyata banyak yang memperhatikan saya, juga kemungkinan besar banyak yang mendo’akan kami agar mempunyai keturunan. Alhamdulillah AAMIIN

berdoa disosmed

sampe dititik ini, kami masih menunggu kehadiran anak dalam keluarga kecil kami. Alhamdulillah bila saya sedang sedih atau tiba-tiba mood berubah sampe hampir ke dasar, satu kegiatan yang langsung saya lakukan yaitu berwudhu, sholat dan curhat pada Yang Maha Mendengar. Alhamdulillah langsung mendapat kesejukan dihati ini. Bila ada yang bilang kalo saya hanya diem saja dirumah (terserah mereka), ada yang bilang saya hanya menghabiskan uang suami saja (terserah mereka), ada yang menyayangkan dengan keputusan untuk stay dirumah. Capek ya menanggapi komentar orang per orang. hehehehe Cukup Allooh saja yang tahu dan kita tak perlu konfirmasi ke orang lain untuk segala hal yang kita usahakan.

PhotoGrid_1511697484005

Blog ini sebenernya juga sebagai salah satu cara untuk mengisi waktuku agar berguna bagi orang lain. meskipun aku hanya ada dirumah.

Kadang aku berpikir, betapa hebatnya wanita-wanita jaman dulu yang Qadarallah Allooh menakdirkan mereka untuk menanti lama, secara kan ya ga ada medsos, ga ada ilmu-ilmu yang demikian canggihnya, akses-akses kesehatan yang terbatas, subhannAllooh betapa aku masih jauh lebih beruntung daripada wanita-wanita tersebut. Secara sekarang kita sangat mudah untuk mencari kawan atau saudara yang senasib dengan kita kan? dan kita juga bisa dengan mudah mengikuti terapi kawan atau saudara kita yang berhasil.

Senantiasa selalu bersyukur dan memaafkan segala polah orang disekitar kita. dan tetep semangat berjuang untuk menggapai tujuan yaitu diSyurgaNya bersama suami dan orang-orang beriman lainnya.

Semangat dan jangan berhenti untuk berjuang, Terus melangkah.

Jazaakumullah khairan