Perjalanan dadakan yang menawan

Bismillah, Alhamdulillah masih ada usia untuk menambah tulisan di sini.

Sabtu kemaren, tanggal 9 November 2019 kan tanggal merah..Alhamdulillah bisa refreshing sejenak dengan Anatakun. Semalem sebelumnya sudah sempet diskusi, tentang planning berangkat jam berapa? bawa bekal apa? mau kemana? etc tapi ternyata zonk, akhirnya aku yang curhat. hehehe maaf masih labil

Alhamdulillah bangun pas adzan subuh. Setelah Anatakun selesai menunaikan sholat subuh yang kemudian dilanjutkan dengan dzikir pagi (dengan kondisi berbaring), dari arah dapur aku menanyakan pada beliau “Jadi jalan-jalan? Mau berangkat jam berapa?” sengaja nyaring suaranya dengan tujuan agar Anatakun gak terpejam matanya. dijawab dengan masih posisi rebahan “iya jadi loh, jam 6 ya” (padahal waktu itu jam dinding sudah menunjukkan jam 05.15) sedangkan aku masih di dapur mempersiapkan bekal piknik alias sarapan yaitu Teh Tarik yang aku letakkan dalam termos kecil dan tupperware berisi jagung rebus dan daging kopi bakar. Masih bersuara nyaring “Yakin jam 6 berangkat, kalo masih posisi seperti itu kayake kita batal aja deh jalan-jalannya, percuma aku tok sing ready” seketika beliau langsung bangun dan keluar mempersiapkan kendaraan yang akan kami gunakan. berhubung ban depan supra masih belum kami ganti dan karisma yang belum sempet kami serviskan jadi kami pake beat, pertama kalinya sih pake motor matic untuk acara piknik.

Alhamdulillah pas jam 6 kami keluar dari rumah, kemudian mampir dulu ke SPBU untuk mengisi bahan bakar. Setelahnya lanjuuuut, Bismillah.

Perjalanan kali ini menyenangkan, meski awalnya aku belum tahu tujuan piknik kami kemana. intinya jalani aja dulu. hehehe

melewati hutan jati yang artinya kami akan memasuki wilayah kecamatan Randudongkal, kabupaten Pemalang maka semakin sejuk dan seger udaranya apalagi masih pagi, Masyaa Allooh indah pemandangan membuat kami semakin berpelukan. Sepanjang perjalanan kami bisa menyaksikan begitu gagahnya gunung Selamet beserta deretan pegunungannya, masyaa Allooh hijau mata. Masih lanjut perjalanan Setelah sampai di perempatan randudongkal yang bila lurus itu ke arah Moga, kiri ke Belik dan kanan ke arah kebun Teh Semugi…Anatakun mengarahkan motor untuk belok kanan yang artinya kami mengarah ke Belik atau ke Purbalingga, oke ga pa pa lanjutin ae.

SubhannAllooh memasuki Belik udara semakin dingin dan disini aku menyesal lupa membawakan Anatakun kaoskaki jadinya beliau kedinginan. brrrrr maaf yaa Anatakun. Perjalanan Belik ke arah Purbalingga ini sangat Indah, masyaa Allooh cantik. Tapi hati-hati yaa jalanannya naik turun, berkelok-kelok dan harus sangat konsentrasi karena termasuk wilayah yang ada didataran tinggi (makanya dingin). Sekitar jam 7 kami memutuskan untuk sarapan dulu, berhenti di sebuah kios Nanas yang waktu itu belum buka, sehingga kami pake sementara (Jazaakallahu khairan yaa pemilik kios yang membolehkan kami untuk singgah sementara). Istirahat sebentar dengan meluruskan kaki, mengisi perut dengan jagung rebus, daging bakar dan teh tarik juga sempet mengambil foto sebagai bagian untuk blog ternyata sangat seru, ga terasa udah 30 menit disana waktunya melanjutkan perjalanan. oooh iya, saat istirahat kami juga sempet diskusi untuk menentukan tujuan kami kemana, dan kami sepakat untuk rekreasi ke RIVERWORLD Purbalingga dan Ponpes Tunas Ilmu Purbalingga. Lanjuuuut

Dari tempat kami istirahat ke Riverworld membutuhkan waktu 30 menit.

Alhamdulillah sampai juga di Riverworld a.k.a Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas dengan Alamat: Purbayasa,Padamara,Purbalingga,Jawa Tengah,Indonesia,53372. Kali ini waktunya Anatakun yang membeli tiket masuk, Alhamdulillah tiket masuknya Rp. 20.000,00 dengan bonus 2 voucher es krim dan teh botol.

2
pintu masuk dan loket pembelian tiket
1
tiket dan voucher es krim plus teh botol

Alhamdulillah bisa dapat diskon, jadi kalo dipotong nominal vouchernya tiket masuk hanya seharga Rp. 13.000,00 dan kita bisa main sepuasnya disana, jangan salah sangka loh ternyata melebihi ekspektasiku…Masyaa Allooh bener-bener perjalanan dadakan yang menawan.

setelah melewati petugas penerimaan tiket, kita langsung disambut dengan halaman yang tidak terlalu luas tapi langsung ada beberapa kolam yang berisi air tawar dan ekosistem sungai tentunya, sesuai namanya yaa RIVERWORLD. Lanjut jalan kaki yaa, kita akan masuk sebuah ruangan yang terdapat 8 akuarium air tawar dan setiap akuarium berisi Ikan Hilda Albino, ikan sinspilum, ikan Tawes slayer, ikan Sepat biru, Ikan komet, ikan breek, blood parrot dan ikan kafiat. Masyaa Allooh koleksi ikan air tawar di RIVERWORLD ini sangat menarik dan jarang kami ketahui, maklumlah alumni mahasiswa perikanan makanya suka ikan. hehehe

Ruangan selanjutnya, kita disuguhi degan beberapa akuarium atau kotak kaca yang berisi diorama reptil….SubhannAllooh sereeeem beneran aku takut liatnya. hmmmmm

Perasaan serem hilang seketika dan diganti dengan perasaan TERPERANGAH karena kita bisa langsung liat ikan Araipama gigas didalam kolam-kolam raksasa, Masyaa Allooh ikan RAKSASA mempunyai panjang 2 – 2,5 Meter dengan berat 1,2 – 1,5 Kuintal. masih sekitar kolam tersebut, dan masih dengan ikan Araipama gigas tapi beda penampakan…ya kali ini kita bisa melihat ikan Araipama gigas dari bawah air, karena disini disediakan jendela-jendela berbentuk bulat seperti jendelanya kapal selam gitu dan dari jendela bulat ini kita bisa menyaksikan ikan Araipama gigas yang sedang “umek” sesama mereka. Anatakun suka banget disini, dan rasanya beliau harus diseret agar mau melanjutkan perjalanan. hmmmmm

Setelah puas dengan ikan Araipama dan menyeret Anatakun untuk beranjak dari tempat itu, kami disuguhi lorong yang gelap dengan sisi kanan kiri berisi akuarium untuk ikan-ikan predator, ada beberapa ikan seperti ikan Belut Listrik, ikan piranha asli, ikan hilda hitam, ikan lele raksasa dan sebagainya (karena saking seremnya ikan, terpaksa menghentikan aku menulis). Jadi di Riverworld ini kita dibuat seperti naik Rollercoaster, beneran kayak gitu, karena setelah seneng jadi serem kemudian seneng lagi kemudian serem lagi dan selanjutnya seneng terus…Alhamdulilllah

Seperti yang aku tulis diatas, perasaan yang naik turun, mungkin pihak pengelolanya pengen pengunjung juga olahraga jantung kali yaaa. hehee

Setelah lorong gelap, Cahaya terang menyambut kami, iyaaa kami memasuki lorong yang mirip banget dengan seaworld ancol tapi ini riverworld purbasari. Masyaa Allooh ikan-ikan hilir mudik dan kami seperti memasuki dunia ikan, bener-bener merasa jadi Deni Manusia Ikan, banyak koleksi ikan disini lagi-lagi bikin Anatakun susah diajak pindah. hmmmm orang satu ini yaa.,sama seperti kalo disuruh tidur ada aja alasannya kalo disuruh bangun juga banyak alasannya. hmmmmm

Kemudian kami menaiki tangga untuk menuju ruangan selanjutnya yaitu ruangan bersantai dengan kursi-kursi di sekitar kolam yang berisi ikan-ikan, salah satunya ikan belut yang buesar (Anatakun memegangnya dan memaksaku untuk memegangnya juga).

setelah duduk untuk meluruskan kaki dan meminum teh tarik yang kami bawa sebagai bekal, kami pun melanjutkan perjalanan. tersedia kolam terapi ikan, seperti kolam terapi ikan pada umumnya yang berbentuk bulat kemudian para musafir yang lelah memasukkan kakinya agar dikonsumsi ikan dengan suka rela, Anatakun yang ikut memasukkan kakinya di kolam ini, sedangkan aku hanya menyaksikannya dan mengabadikan tiap momen yang beliau lakukan. mungkin ini sebab Allooh belum mengijinkan kami punya anak yaa?

Beranjak dari kolam terapi ikan, mulai disambut dengan beberapa kandang burung, salah satunya burung rangkok dan di sekitar terapi ikan juga disediakan guesthouse (hmmmm sapa yang mau menginap di tempat wisata seperti ini ya? penasaran). di sekitar area guesthouse ada beberapa pohon durian lengkap dengan buahnya dan kami hanya mengicipi aromanya saja. hehehehe

Mensunting dari blog kompasiana.com disebutkan bahwa Taman Wisata Pendidikan Purbasari ini memiliki luas 6 hektar, SubhannAllooh tak terasa loh muterin area seluas itu, soalnya semua panca indera serasa dimanjakan loh. Taman Wisata Pendidikan Purbasari ini mengusung konsep all in one, jadi ga salah bila hanya dengan 1 tiket kita bisa menikmati beragam wahana yang ada. bayangkan dengan Rp. 20.000,00 kita sudah bisa berenang sepuasnya, bisa melihat berbagai flora dan fauna, juga bisa menikmati sejuknya udara pegunungan plus bisa jogging tapi ga bikin pening. Alhamdulillah, in syaa Allooh kita akan kesini lagi bareng Aisyah, Amr, Azzam dan Anak-anak kami aamiin

Setelah berjalan menyusuri beberapa taman terbuka dan panggung hiburan, kita akan sampai pada tempat penukaran voucher minuman…Alhamdulillah bisa menikmati es krim. saat menikmati es krim kita juga bisa menikmati beberapa koleksi mobil klasik andalan, dan semuanya aku suka (vw combi sampe vw bettle ada semua). eeeh ada juga dokar yang ditarik dengan burung unta loh, unik yaa.

Setelah zona ikan, kita akan memasuki Istana Burung dan Exotic Bird Park, seperti  namanya disini kita disuguhi beragam jenis burung dari burung yang ukurannya imut sampai burung sebesar burung Unta, dan kita juga bisa memberi mereka makan loh. saat disini aku baru tahu kalo burung unta sangat suka tempe, ternyata ga hanya Anatakun yang suka tempe. hehehe

SubhannAllooh ga terasa hampir 4 jam kami habiskan waktu disini, dan bener-bener perjalanan dadakan yang menawan.

Kami pun menyudahi perjalanan wisata kami, selanjutnya kami meluncur ke Pondok Pesantren Tunas Ilmu Purbalingga. Alhamdulillah setelah sering kami melihat Masjid Manarul Ilmi dari TV baik RodjaTV maupun YufidTV, akhirnya kami pun sampai dimasjid ini, masjidnya teduh, sederhana tapi menawan. Setelah sholat, kami pun melanjutkan perjalanan untuk mengisi perut kami. sengaja memilih makan di Yu’ San Bebek goreng (padahal di Pemalang ada loh)…no comment deh

Waktunya perjalanan pulang dan aku seperti biasa tertidur dibelakang Anatakun, rasanya mata ini berat banget. hmmmm Akhirnya kami pun mampir bentar di SPBU, Alhamdulillah satu lokasi dengan minimarket…bisa bikin teh panas. Alhamdulillah akhirnya mata ini bisa diajak kerjasama, dan Alhamdulillah kami pun sampai di rumah pada pukul 4 sore.

SubhannAllooh perjalanan dadakan yang menawan ini sangat menggembirakan hati plus kami bener-bener menikmatinya, biasanya yaa di beberapa perjalanan kami, Anatakun masih ribet dengan hp alias pekerjaannya, Alhamdulillah diperjalanan yang ini FREE dari hp…ALHAMDULILLAH

Jazaakumullah khairan telah mampir di blog duniarachda, bila ada yang ingin ditanyakan tulis saja di kolom komentar yaa.

——————————————————————————————————————–

 

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s